Get Google Ads Free! :: New Secret!! Click Here!

Tuesday, February 2, 2010

ACULIFE

Acculife

Terapi Gelombang Magnet - Aculife adalah produk hasil dari penggabungan ilmu pengetahuan akupuntur tradisional China kuno yang bersejarah selama 5.000 tahun, dengan teknologi pencegahan medis menggunakan gelombang magnet extra panjang yang menstimulasi titik akupuntur di tangan dan acupoint telinga (aurikular). Produk ini akan meningkatkan sirkulasi mikro dari tubuh manusia, mempercepat metabolisme, dan meningkatkan kekebalan (imunitas) dan kemampuan tubuh untuk mencegah berbagai macam virus penyakit.
Dengan Aculife, anda bisa menemukan gangguan penyakit dalam tubuh melalui titik akupuntur di telapak tangan, Aculife bisa memberitahukan penyakit Anda sekalipun Anda tidak mengetahuinya. Selanjutnya Aculife membantu memulihkan penyakit tersebut.


Aculife juga berfungsi sebagai alat pemijat yang bersifat hangat, sehingga akan meningkatkan sirkulasi darah di dalam tubuh kita, serta menghilangkan rasa keletihan dan melancarkan sirkulasi darah.
Produk ini berguna untuk mendeteksi penyakit didalam tubuh manusia, sekaligus menyembuhkannya. Alat ini dengan cerdas akan menunjukkan titik saraf dari bagian tubuh yang terkena penyakit. Bentuknya sangat portable dan mudah digunakan, sehingga setiap orang dengan mudah bisa mendeteksi penyakitnya sendiri. Dalam Training Aculife akan diterangkan bagaimana memakai dan merawatnya agar awet. Juga akan diberikan Tips bagaimana menghafal titik saraf yang sangat banyak jumlahnya, misal menghafal titik-titik syaraf di telapak tangan, ternyata posisinya persis dengan letak organ-organ dalam manusia. Contohnya titik-titik yang berhubungan dengan payudara ternyata terletak pada dua titik dipangkal telapak tangan kiri, kemudian dibawahnya ada titik-titik untuk jantung, lever, paru-paru dan seterusnya. Kelihatannya rumit, tetapi dengan jelas akan diterangkan pada training produk aculife dengan mudah dan jelas.

Manfaat:

  • Bila mendeteksi dini penyakit melalui titik akupuntur atau titik refleksi pada tangan.
  • Membantu pemulihan melalui stimulasi dari titik acupoint atau titik refleksi pada tangan.
  • Melancarkan peredaran darah dan meningkatkan imunitas tubuh.
  • Aculife bisa meningkatkan sirkulasi mikro dalam tubuh, mempercepat metabolisme, meningkatkan sirkulasi dan menghindarkan berbagai penyakit.
  • Aculife juga memberikan pijatan panas yang lembut yang bisa membantu sirkulasi darah serta memulihkan kelelahan.
Konsep ini berbeda dengan konsep barat yang mengutamakan pengobatan langsung pada penyakit. Konsep ini lebih mengutamakan pada pengembalian daya tahan tubuh dengan menjaga keseimbangan lima unsur yaitu Kayu (Liver), Api (Jantung), Air (Ginjal), Logam (Paru-paru) dan Tanah (Limpa). Kelima unsur ini saling mendukung satu sama lainnya dimana salah satu unsur terganggu maka unsur yang lain pun akan terganggu.

Prinsip penyembuhan dengan penyeimbangan lima unsur inilah yang kita aplikasikan pada tata cara penyembuhan berbagai macam penyakit seperti jantung koroner, stroke, batu ginjal, asma, diabetes, asam urat, kolesterol, varises, migrain dll.

Ada beberapa tahapan yang kita lakukan dalam proses penyembuhan:

  1. Deteksi dini, yaitu kita melakukan deteksi dini penyakit berdasarkan keluhan dengan mendeteksi titik-titik akupuntur pada telapak tangan.
  2. Relieve, yaitu pelaksanaan terapi berdasarkan titik akupuntur yang mengalami gangguan.
  3. Terapi Acupoint, yaitu proses terapi yang menggabungkan antar akupuntur dan akupresur dengan menstimulasi titik akupuntur permukaan badan dan menggunakan meridian dan kolateral sebagai saluran pengirim.
Keunggulan Acupoint:

1. Melacak lokasi acupoint.
Dengan buku panduan manual akan memudahkan dalam melacak posisi yang benar dari acupoint.
2. Melancarkan sirkulasi darah.
Gelombang magnetik menstimulasi acupoint untuk melancarkan sirkulasi darah mencapai hasil seperti akupuntur tradisional.
3. Efek dari sistem magnet
Gelombang magnet memagnetik cairan tubuh dan menaikkan imunitas tubuh untuk melawan penyakit.
4. Dua cara meringankan:
Dalam mengontrol kesehatan “Palm Acupoint” dan “Ear Acupoint” bisa efektif dalam penggabungan.
5. Mudah dioperasikan
Perlengkapan ini cocok untuk seluruh keluarga, mudah dan aman untuk dipakai.
6. Ringan dan mudah dibawa
Mudah dibawa kemana saja, kapan saja bersama Anda.

PETUNJUK PENGGUNAAN:
  1. Masukkan Magnetik Pointer pada konektor, kemudian letakkan pada telinga kiri anda (untuk mendeteksi tangan kiri anda).
  2. Tekan tombol ON.
  3. Letakkan pointer pada kuku ibu jari tangan kiri untuk menentukan tingkat daya yang sesuai untuk anda.
  4. Sesuaikan sinyal satu level setiap waktu sampai Anda merasakan sakit akibat dari tusukan dari listrik alat ini, semakin tinggi levelnya akan memberikan deteksi yang akurat.
  5. Setelah level selesai di set, lihat gambar telapak tangan, kemudian gerakkan secara perlahan pointer mengitari telapak tangan.
  6. Ketika Anda merasakan rasa sakit di suatu titik di telapan tangan, ini menandakan ada masalah kesehatan pada tubuh Anda, lihat gambar telapak tangan untuk menentukan organ mana yang bermasalah.
  7. Ubah metode pada Accupoint menjadi relieve untuk memperbaiki organ yang bermasalah.
Apa yang perlu diperhatikan?
  • Jangan memakai Aculife ketika anda sangat lelah/sangat lapar. Istirahat 30 menit dan makanlah secukupnya, setelah itu lanjutkan dengan diagnosis dan terapi.
  • Setelah makan, istirahatlah 1 jam sebelum menggunakan Aculife
  • Keringkan telapak tangan anda sebelum menggunakan Aculife. Dalam cuaca dingin telapak tangan anda harus dihangatkan sebelum pemakaian.
  • Hindari mandi dengan air dingin/minum air dingin setelah sesi. Istirahat 1 jam direkomendasikan setelah setiap pemakaian.
  • Setelah memakai Aculife selama 15 hari berturut-turut hindari pemakaian selama 3 hari, sebelum dilanjutkan dengan sesi berikutnya.
  • Ada pasien yang merasakan ruam kulit setelah sesi, ruam ini normal dan akan hilang sekitar 1 jam setelah sesi berikutnya.
  • Detektor tidak boleh bersentuhan dengan objek metal apapun, misalnya jam/cincin.
  • Selama pengobatan, besarnya rangsangan/stimulasi bervariasi pada setiap orang. Namun semakin besar stimulasi, semakin baik efeknya.
  • Intensitas gelombang magnetic dapat dikelompokkan dalam 15 tingkatan. Pemakai pemula disarankan memulai dengan tingkat 1 dan secara bertahap disetel ke tingkatan yang lebih tinggi berdasarkan adaptasi perorangan.
  • Minum 300-500 cc air hangat direkomendasikan setelah perawatan. Mohon untuk tidak minum air dingin / mandi air dingin segera setelah perawatan.
  • Produk ini dipergunakan untuk perawatan kesehatan. Penggunaan Produk secara sistemis sangat direkomendasikan: Misalnya hari ke 1 untuk perawatan sistem gastro intestianal (saluran pencernaan). Hari kedua untuk perawatan kardiovaskuler (pembuluh darah) dan system pernapasan pada hari ketiga., demikian seterusnya.
  • Jika anda merasa tidak nyaman setelah penggunaan Aculife, mohon konsultasikan dengan dokter.
  • Jika anda sedang dalam perawatan medis apapun , mohon konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan produki ini.
  • Aculife tidak boleh basah. Kelembaban akan mengganggu fungsi-fungsi pada penyakit.
  • Aculife tidak boleh jatuh.
  • Gunakan voltasi adaptor A/C yang benar. Adaptor A/C harus disertifikasi oleh CE.
  • Pemakaian terus menerus produk ini memakan energi listrik. Jika menggunakan tenaga baterai, mohon menggunakan baterai alkaline.
  • Intensitas gelombang magnetic DETECT (Power 2) lebih besar daripada RELIEVE ( Power 1). Lebih mudah mendeteksi kondisi kesehatan pemakai.
  • Dilarang menggunakan Aculife dengan menempatkan ear plug di telinga kiri sementara menempatkan pointer di telapak kanan/menempatkan ear plug di telinga kanan sementara pointer di telapak kiri.
  • Dilarang menggunakan Aculife di area jantung, kepala, dan muka.

lefthand
Titik-titik simpul yang terdapat di telapak tangan kiri.

Read More......

Tuesday, July 17, 2007

M I T O S

Tulisan ini terinspirasi setelah mengikuti seminar “Becoming A Money Magnet, Mengungkap Rahasia Bagaimana membuat uang mengejar Anda". Terima kasih untuk Bapak Adi W Gunawan dan Bapak Ariesandi Setyono serta Gramedia yang telah menyelenggarakan seminar ini dengan sukses yang luar biasa.

Mitos, sebuah kata yang membuat kita merinding dan takut mendengarnya. Boleh dikatakan penduduk Indonesia banyak dipengaruhi oleh mitos dan sebagian mitos tersebut berdampak negatif dan bahkan mempengaruhi kehidupan kita.

Apakah Anda pernah secara tidak sengaja atau secara kebetulan menabrak kucing ketika sedang mengendarai kendaraan? Apa yang Anda pikirkan ketika itu? Pasti Anda berpikir wah saya pasti sedang sial hari ini, benar khan? Nah, setelah itu Anda melakukan pekarjaan Anda dan ternyata benar-benar Anda sial, Apakah karena tadi Anda menabrak kucing? Jika benar maka Anda sudah terpengaruh dari mitos tersebut.

Gimana kalau mitos tersebut dibalik, ketika Anda secara tidak sengaja ataupun kebetulan menabrak kucing di tengah jalan dan Anda mengatakan Alhamdulillah Cuma nabrak kucing. Lagian kucing kok di jalan, ditabrak kendaraan ya pasti mati, mudah-mudahan ini membuat saya lebih hati-hati kalau mengendarai kendaraan di jalan.

Tapi dampak mitos seperti ini sangat kuat di masyarakat dan sangat susah dihilangkan karena sudah ada sejak kita belum lahir. Bagaimana Anda menghilangkannya dalam pikiran Anda?

Pernahkah Anda mendapat sebuah email yang pada kalimat akhir menyatakan kira-kira seperti ini ” kirim pesan ini kepada semua teman Anda niscaya 10 hari kedepan Anda Akan mendapat keberuntungan yang luar biasa. Tapi jika tidak, Anda akan memperoleh kesialan selama 10 hari”. Apakah Anda takut? Lantas mengirimkannya ke teman-teman Anda ataukah Anda membiarkannya. Kalau saya menerima pesan seperti itu, saya akan langsung hapus dari kotak email karena saya tahu mengirim sebuah pesan seperti itu tidak berpengaruh pada untung tidaknya seseorang bahkan dengan mengirimkan ke orang lain justru bisa menjadikan orang itu lebih fokus pada kalimat akhirnya saja. Ketahuilah bahwa apa yang Anda pikirkan maka itulah yang akan terjadi dan semua itu diatur oleh alam bawah sadar kita.

Saya mempunyai sebuah cerita, tapi cerita ini bisa Anda percaya bisa juga tidak, itu terserah Anda.

Orang yang menceritakan cerita ini adalah orang yang cukup sukses, sekarang dia tinggal di Jakarta. Menurut ceritanya, ada sebuah kampung yang terletak di dekat dua gunung yang saling berdekatan dimana diantaranya mengalir sebuah sungai. Kampung ini bernama kampung Bulukeduk. Di sepanjang aliran sungai tersebut, setahun sekali ada semacam tumbuhan yang buahnya cukup terkenal bagi warga kampung tersebut bahkan orang-orang dari luar. Oleh penduduk kampung buah tersebut diberi nama buah Blukutuk dimana buah tersebut bentuknya seperti mangga, jika dimakan rasanya seperti durian dan bijinya seperti biji mangga. Konon jika memakan buah ini secara terus menerus selama sebulan maka semua yang Anda kerjakan akan mendatangkan hasil yang sangat besar.

Anda tidak percaya cerita ini? Saya juga begitu, tapi orang yang menceritakan kepada saya sangat percaya dan membuktikannya kepada saya.

Anda juga mempunyai mitos atau cerita yang mungkin melekat di dalam diri Anda. Mungkin cerita tersebut bisa menjadi pendorong semangat Anda untuk sukses atau bisa juga menjadi penghambat Anda dalam menjalani usaha Anda sekarang ini. Anda bisa sharing dengan menuliskannya di Comment.

Read More......

Saturday, July 14, 2007

Becoming A Money Magnet

Sebuah seminar yang baru saja saya ikuti di Semarang hari Sabtu tgl 14 July 2007 dengan tema “Becoming A Money Magnet” Mengungkap Rahasia Bagaimana membuat uang mengejar Anda sesuai judul bukunya dengan pembicara Ir. Adi W Gunawan, MPd, C,Ht dan Ariesandi Setyono.
Saya ingin mensharing (garis besarnya aja ya) apa yang saya dapatkan pada seminar tersebut kepada teman-teman semuanya.

Ternyata apa yang diperoleh di bangku sekolah atau kuliah tidaklah cukup sebagai jaminan untuk menjadi sukses tapi perlu tambahan ilmu dari luar misalnya mengikuti seminar/pelatihan pengmbangan diri atau membaca buku-buku positif.

Seringkali kita berdoa memohon sesuatu kepadaNya namun doa tersebut seakan tidak terkabul lantas kita menyalahkanNya ? kenapa doa kita tidak terkabul? Ternyata bukan salah yang di Atas sana, tapi oleh karena kesalahan pada diri kita sendiri berupa sikap mental yang sudah lama terpaku dalam alam bawa sadar kita.

Sikap mental negatif ini sudah ada tertanam oleh pikiran kita sejak kita masih dalam kandungan dan terus menerus terpupuk/tumbuh dalam diri kita sampai kita dewasa. Mental negatif ini bisa ditanamkan oleh orang tua, guru dan orang-orang yang berada di sekitar kita.

Mental negatif seperti apa? Di setiap orang pastilah berbeda-beda. misalnya, pada waktu kita masih dalam kandungan mungkin orang tua kita berselisih gara-gara yang satu kepengen kita lahir sebagai laki-laki atau sebagai perempuan atau pada saat kita sekolah pernah ada yang mengatakan kita bodoh atau pemalas atau nakal dan banyak perkataan negati lainnya dan itu pastinya kita akan mengingatnya sampai sekarang.

Coba kita renungkan kata-kata atau perlakuan negatif apa lagi yang pernah kita dapatkan ketika kecil dulu, apakah masih teringat sampai sekarang? Bagus kalau Anda sudah tidak ingat lagi, karena hal itu ternyata merupakan penghalang/penghambat terbesar dalam kehidupan Anda sekarang ini.

Impian Anda harus jelas dan spesifik jangan Cuma garis besarnya saja misalnya Anda mengimpikan mempunyai rumah. Jika impian Anda tersebut tercapai dan Anda Cuma mendapatkan rumah tipe 21, ya.. Anda wajib bersyukur karena memang itu impian Anda. Seandainya Anda mengimpikan Rumah yang besar dengan pekarangan luas serta isi yang lengkap, bagaimana?

Masih banyak yang saya dapatkan dari seminar yang berdurasi sekitar 5 jam ini namun tidak semuanya bisa saya tuliskan disini. Kalau mau lengkap ya..ikuti seminarnya plus beli bukunya, atau baca artikel menarik dari Adi W Gunawan di sini.

"Jangan Fokus pada apa yang Anda tidak inginkan tapi fokuslah pada apa yang Anda inginkan".

"Apa yang Anda pikirkan itulah diri Anda, jadi jangan pernah bermain-main dengan pikiran Anda".

"Apapun yang Anda yakini sebagai penghambat hanyalah permainan persepsi dari pikiran bawah sadar Anda yang negatif".

Read More......

Friday, July 13, 2007

5 Pebelajaran

Sumber : Senior

Ini lima buah Pelajaran Berharga, yang sangat bagus untuk kita, mari kita renungkan bersama.

1. Pelajaran Penting ke-1

Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorangProfesor memberikan quiz mendadak pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya, saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada soal yang terakhir.
Isi Soal terakhir ini adalah : Siapa nama depan wanita yang menjadi petugas pembersih sekolah ?. Saya yakin soal ini cuma "bercanda". Saya sering melihat perempuan ini. Tinggi,berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu nama depannya... ? Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan jawaban soal
terakhir kosong. Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada Profesor itu, mengenai soal terakhir akan "dihitung" atau tidak. "Tentu Saja Dihitung !!", kata si Profesor. "Pada perjalanan karirmu, kamu akan ketemu banyak orang. Semuanya penting ! Semua harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong senyuman, atau sekilas "hallo"!
Saya selalu ingat pelajaran itu. Saya kemudian tahu, bahwa nama depan ibu pembersih sekolah adalah "Dorothy".

2. Pelajaran Penting ke-2

Penumpang yang Kehujanan Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita negro rapi yang sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak mencoba bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat ingin menumpang mobil.
Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil yang lewat. Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule, dia berhenti untuk menolong ibu ini. Kelihatannya si bule ini tidak paham akan konflik etnis tahun 1960-an, yaitu pada saat itu.
Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat hingga suatu tempat, untuk mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi. Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang alamat si pemuda itu, menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si pemuda.

7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule ini diketuk Seseorang. Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman sebuah televisi set besar berwarna (1960-an!) khusus dikirim kerumahnya.Terselip surat kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah : " Terima kasih nak, karena membantuku di jalan tol malam itu. Hujan tidak hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku. Untung saja anda datang dan menolong saya. Karena pertolongan anda, saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku yang sedang sekarat... hingga wafatnya.
Tuhan memberkati anda,karena membantu saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu"
Tertanda Ny.Nat King Cole. (Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA)

"Apapun bantuan yang anda berikan dan anda iklas memberinya maka akan menjadi berkah"

3. Pelajaran penting ke-3

Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani.

Di zaman eskrim khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel, dan duduk di meja. Seorang pelayan wanita menghampiri, dan memberikan air putih dihadapannya. Anak ini kemudian bertanya "Berapa ya,... harga satu ice cream sundae?" katanya. "50 sen..." balas si pelayan. Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin di kantongnya....
"Wah... Kalau ice cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi.
Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak... dan pelayan ini mulai tidak sabar. "35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan.
Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya. "Bu... saya pesen yang ice cream biasa saja ya..." ujarnya. Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kuitansi di atas meja dan terus melengos berjalan.
Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi. Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring kecilnya yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen dan 5 buah koin 1-sen.
Anda bisa lihat... anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae, karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang "layak" ......

4. Pelajaran penting ke-4

Penghalang di Jalan

Kita Zaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah batu besar di tengah-tengah jalan.
Raja tersebut kemudian bersembunyi, untuk melihat apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan.
Beberapa pedagang terkaya yang menjadi rekanan raja tiba ditempat, untuk berjalan melingkari batu besar tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian memaki-maki sang Raja, karena tidak membersihkan jalan dari rintangan.
Tetapi tidak ada satupun yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu. Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong banyak sekali sayur mayur. Ketika semakin dekat, petani ini kemudian meletakkan dahulu bebannya, dan mencoba memindahkan batu itu kepinggir jalan. Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu besar itu. Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya, ternyata ditempat batu tadi ada kantung yang berisi banyak uang emas dan surat Raja. Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau menyingkirkan batu tersebut dari jalan.
Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang kita tidak pernah bisa mengerti. Bahwa pada dalam setiap rintangan, tersembunyi kesempatan yang bisa dipakai untuk memperbaiki hidup kita.

5. Pelajaran penting ke-5

Memberi, ketika dibutuhkan.

Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang bekerja di sebuah rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecil yang bernama Liz, seorang penderita satu penyakit serius yang sangat jarang.
Kesempatan sembuh, hanya ada pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur 5 tahun, yang secara mujizat sembuh dari penyakit yang sama. Anak ini memiliki antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit itu.

Dokter kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap medikal tersebut ke anak kecil ini, dan bertanya apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak perempuannya. Saya melihat si kecil itu ragu-ragu sebentar, sebelum mengambil nafas panjang dan berkata "Baiklah... Saya akan melakukan hal tersebut.... asalkan itu bisa menyelamatkan kakakku".

Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini berbaring di tempat tidur,disamping kakaknya. Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi Wajah si kecil mulai pucat dan senyumnya menghilang. Si kecil melihat ke dokter itu, dan bertanya
dalam suara yang bergetar...katanya "Apakah saya akan langsung mati dokter... ?"
Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa, bahwa ia harus menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa kakaknya. Lihatlah...bukankah pengertian dan sikap adalah segalanya....


*Bekerjalah seolah anda tidak memerlukan uang,Mencintailah seolah anda tidak pernah dikecewakan,*

DALAM GELAPNYA MALAM, KITA JUSTRU DAPAT MELIHAT INDAHNYA BINTANG

Read More......

Thursday, July 5, 2007

MANDIKAN AKU BUNDA !

Sumber : Email seorang teman

Sering kali orang tidak mensyukuri apa yang diMILIKInya sampai akhirnya .....

Rani, sebut saja begitu namanya. Kawan kuliah ini berotak cemerlang dan memiliki idealisme tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik, di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. ''Why not the best,'' katanya selalu, mengutip seorang mantan presiden Amerika.

Ketika Universitas mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di Universiteit Utrecht , Belanda, Rani termasuk salah satunya. Saya lebih memilih menuntaskan pendidikan kedokteran.

Berikutnya, Rani mendapat pendamping yang ''selevel''; sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi.

Alifya, buah cinta mereka, lahir ketika Rani diangkat sebagai staf diplomat, bertepatan dengan tuntasnya suami dia meraih PhD. Lengkaplah kebahagiaan mereka. Konon, nama putera mereka itu diambil dari huruf pertama hijaiyah ''alif'' dan huruf terakhir ''ya'', jadilah nama yang enak didengar: Alifya. Saya tak sempat mengira, apa mereka bermaksud menjadikannya sebagai anak yang pertama dan terakhir.

Ketika Alif, panggilan puteranya itu, berusia 6 bulan, kesibukan Rani semakin menggila. Bak garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke kota lain, dan dari satu negara ke negara lain.

Setulusnya saya pernah bertanya, ''Tidakkah si Alif terlalu kecil untuk ditinggal-tinggal?'' Dengan sigap Rani menjawab, ''Oh, saya sudah mengantisipasi segala sesuatunya. Everything is OK!'' Ucapannya itu betul-betul ia buktikan. Perawatan dan perhatian anaknya, ditangani secara profesional oleh baby sitter mahal. Rani tinggal mengontrol jadual Alif lewat telepon. Alif tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdas dan gampang mengerti.

Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu, tentang kehebatan ibu-bapaknya. Tentang gelar dan nama besar, tentang naik pesawat terbang, dan uang yang banyak.

''Contohlah ayah-bunda Alif, kalau Alif besar nanti.'' Begitu selalu nenek Alif, ibunya Rani, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya.

Ketika Alif berusia 3 tahun, Rani bercerita kalau dia minta adik. Terkejut dengan permintaan tak terduga itu, Rani dan suaminya kembali menagih pengertian anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adik buat Alif. Lagi-lagi bocah kecil ini ''memahami'' orang tuanya. Buktinya, kata Rani, ia tak lagi merengek minta adik. Alif, tampaknya mewarisi karakter ibunya yang bukan perengek. Meski kedua orangtuanya kerap pulang larut, ia jarang sekali ngambek.

Bahkan, tutur Rani, Alif selalu menyambut kedatangannya dengan penuh ceria. Maka, Rani menyapanya ''malaikat kecilku''.

Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super sibuk, Alif tetap tumbuh penuh cinta. Diam-diam, saya iri pada keluarga ini.

Suatu hari, menjelang Rani berangkat ke kantor, entah mengapa Alif menolak dimandikan baby sitter. ''Alif ingin Bunda mandikan,'' ujarnya penuh harap. Karuan saja Rani, yang detik ke detik waktunya sangat diperhitungkan, gusar. Ia menampik permintaan Alif sambil tetap gesit berdandan dan mempersiapkan keperluan kantornya. Suaminya pun turut membujuk Alif agar mau mandi dengan Tante Mien, baby sitter-nya. Lagi-lagi, Alif dengan pengertian menurut, meski wajahnya cemberut.

Peristiwa ini berulang sampai hampir sepekan. ''Bunda, mandikan aku!'' kian lama suara Alif penuh tekanan. Toh, Rani dan suaminya berpikir, mungkin itu karena Alif sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Alif bisa ditinggal juga.

Sampai suatu sore, saya dikejutkan telponnya Mien, sang baby sitter. ''Bu dokter, Alif demam dan kejang-kejang. Sekarang di Emergency.'' Setengah terbang, saya ngebut ke UGD. But it was too late. Allah swt sudah punya rencana lain. Alif, si malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh-Nya.

Rani, ketika diberi tahu soal Alif, sedang meresmikan kantor barunya. Ia shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah memandikan putranya. Setelah pekan lalu Alif mulai menuntut, Rani memang menyimpan komitmen untuk suatu saat memandikan anaknya sendiri.

Dan siang itu, janji Rani terwujud, meski setelah tubuh si kecil terbaring kaku. ''Ini Bunda Lif, Bunda mandikan Alif,'' ucapnya lirih, di tengah jamaah yang sunyi. Satu persatu rekan Rani menyingkir dari sampingnya, berusaha menyembunyikan tangis.

Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, kami masih berdiri mematung di sisi pusara. Berkali-kali Rani, sahabatku yang tegar itu, berkata, ''Ini sudah takdir, ya kan . Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya, ya dia pergi juga kan ?'' Saya diam saja.

Rasanya Rani memang tak perlu hiburan dari orang lain. Suaminya mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pias, tatapannya kosong. ''Ini konsekuensi sebuah pilihan,'' lanjut Rani, tetap mencoba tegar dan kuat. Hening sejenak. Angin senja meniupkan aroma bunga kamboja.

Tiba-tiba Rani berlutut. ''Aku ibunyaaa!'' serunya histeris, lantas tergugu hebat. Rasanya baru kali ini saya menyaksikan Rani menangis, lebih-lebih tangisan yang meledak. ''Bangunlah Lif, Bunda mau mandikan Alif. Beri kesempatan Bunda sekali saja Lif. Sekali saja, Aliiif..'' Rani merintih mengiba-iba. Detik berikutnya, ia menubruk pusara dan tertelungkup di atasnya. Air matanya membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Alif. Senja pun makin tua.

-- Nasi sudah menjadi bubur, sesal tidak lagi menolong.

-- Hal yang nampaknya sepele sering kali menimbulkan sesal dan kehilangan yang amat sangat.

-- Sering kali orang sibuk 'di luaran', asik dengan dunianya dan ambisinya sendiri tidak mengabaikan orang2 di dekatnya yang disayanginya. Akan masih ada waktu 'nanti' buat mereka jadi abaikan saja dulu.

-- Sering kali orang takabur dan merasa yakin bahwa pengertian dan kasih sayang yang diterimanya tidak akan hilang. Merasa mereka akan mengerti karena mereka menyayanginya dan tetap akan ada.

-- Pelajaran yang sangat menyedihkan.

Semoga yang membacanya bisa mengambil makna yang terkandung dalam kisah tsb.

Catch the chance, keep and manage it well

Read More......

Thursday, June 28, 2007

Bergerak !!!

Sumber : Bergerak By Rhenald Kasali
Anda juga bisa membaca post yang sama di totalwellness

“Sebagian besar orang yang melihat belum tentu bergerak, dan yang bergerak belum tentu menyelesaikan (perubahan).”

Kalimat ini mungkin sudah pernah Anda baca dalam buku baru Saya, “Change“.
Minggu lalu, dalam sebuah seminar yang diselenggarakan Indosat, iseng-iseng Saya mengeluarkan dua lembaran Rp 50.000. Di tengah-tengah ratusan orang yang tengah menyimak isi buku, Saya tawarkan uang itu. “Silahkan, siapa yang mau boleh ambil,” ujar Saya. Saya menunduk ke bawah menghindari tatapan ke muka audiens sambil menjulurkan uang Rp 100.000.

Seperti yang Saya duga, hampir semua audiens hanya diam terkesima. Saya ulangi kalimat Saya beberapa kali dengan mimik muka yang lebih serius. Beberapa orang tampak tersenyum, ada yang mulai menarik badannya dari sandaran kursi, yang lain lagi menendang kaki temannya. Seorang ibu menyuruh temannya maju, tetapi mereka semua tak bergerak.

Belakangan, dua orang pria maju ke depan sambil celingak-celinguk. Orang yang maju dari sisi sebelah kanan mulanya bergerak cepat, tapi ia segera menghentikan langkahnya dan termangu, begitu melihat seseorang dari sisi sebelah kiri lebih cepat ke depan. Ia lalu kembali ke kursinya.

Sekarang hanya tinggal satu orang saja yang sudah berada di depan Saya. Gerakannya begitu cepat, tapi tangannya berhenti manakala uang itu disentuhnya. Saya dapat merasakan tarikan uang yang dilakukan dengan keragu-raguan. Semua audiens tertegun.

Saya ulangi pesan Saya, “Silahkan ambil, silahkan ambil.”
Ia menatap wajah Saya, dan Saya pun menatapnya dengan wajah lucu.
Audiens tertawa melihat keberanian anak muda itu.
Saya ulangi lagi kalimat Saya, dan Ia pun merampas uang kertas itu dari tangan Saya dan kembali ke kursinya. Semua audiens tertawa terbahak-bahak.
Seseorang lalu berteriak, “Kembalikan, kembalikan!”
Saya mengatakan, “Tidak usah. Uang itu sudah menjadi miliknya.”

Setidaknya, dengan permainan itu seseorang telah menjadi lebih kaya Rp.100.000.
Saya tanya kepada mereka, mengapa hampir semua diam, tak bergerak.
Bukankah uang yang Saya sodorkan tadi adalah sebuah kesempatan?
Mereka pun menjawab dengan berbagai alasan:

“Saya pikir Bapak cuma main-main …………”
“Nanti uangnya toh diambil lagi.”
“Malu-maluin aja.”
“Saya tidak mau kelihatan nafsu. Kita harus tetap terlihat cool!”
“Saya enggak yakin bapak benar-benar akan memberikan uang itu..”
“Pasti ada orang lain yang lebih membutuhkannya….”
“Saya harus tunggu dulu instruksi yang lebih jelas…..”
“Saya takut salah, nanti cuma jadi tertawaan doang….”
“Saya, kan duduk jauh di belakang…”
dan seterusnya.

Saya jelaskan bahwa jawaban mereka sama persis dengan tindakan mereka sehari-hari.
Hampir setiap saat kita dilewati oleh rangkaian opportunity (kesempatan), tetapi kesempatan itu dibiarkan pergi begitu saja.
Kita tidak menyambarnya, padahal kita ingin agar hidup kita berubah.

Saya jadi ingat dengan ucapan seorang teman yang dirawat di sebuah rumah sakit jiwa di daerah Parung. Ia tampak begitu senang saat Saya dan keluarga membesuknya. Sedih melihat seorang sarjana yang punya masa depan baik terkerangkeng dalam jeruji rumah sakit bersama orang-orang tidak waras. Saya sampai tidak percaya ia berada di situ. Dibandingkan teman-temannya, ia adalah pasien yang paling waras.
Ia bisa menilai “gila” nya orang disana satu persatu dan berbicara waras dengan Saya. Cuma, matanya memang tampak agak merah. Waktu Saya tanya apakah ia merasasama dengan mereka, ia pun protes.
“Gila aja….ini kan gara-gara saudara-saudara Saya tidak mau mengurus Saya. Saya ini tidak gila. Mereka itu semua sakit…..”. Lantas, apa yang kamu maksud ’sakit’?”

“Orang ’sakit’ (gila) itu selalu berorientasi ke masa lalu, sedangkan Saya selalu berpikir ke depan. Yang gila itu adalah yang selalu mengharapkan perubahan, sementara melakukan hal yang sama dari hari ke hari…..,” katanya penuh semangat. Saya pun mengangguk-angguk.

Pembaca, di dalam bisnis, gagasan, pendidikan, pemerintahan dan sebagainya, Saya kira kita semua menghadapi masalah yang sama.
Mungkin benar kata teman Saya tadi, kita semua mengharapkan perubahan, tapi kita tak tahu harus mulai dari mana.
Akibatnya kita semua hanya melakukan hal yang sama dari hari ke hari,
Jadi omong kosong perubahan akan datang. Perubahan hanya bisa datang kalau orang-orang mau bergerak bukan hanya dengan omongan saja.

Dulu, menjelang Soeharto turun orang-orang sudah gelisah, tapi tak banyak yang berani bergerak.
Tetapi sekali bergerak, perubahan seperti menjadi tak terkendali, dan perubahan yang tak terkendali bisa menghancurkan misi perubahan itu sendiri, yaitu perubahan yang menjadikan hidup lebih baik.
Perubahan akan gagal kalau pemimpin-pemimpinnya hanya berwacana saja.
Wacana yang kosong akan destruktif.

Manajemen tentu berkepentingan terhadap bagaimana menggerakkan orang-orang yang tidak cuma sekedar berfikir, tetapi berinisiatif, bergerak, memulai, dan seterusnya.

Get Started.
Get into the game.
Get into the playing field, Now.
Just do it!.

Janganlah mereka dimusuhi, jangan inisiatif mereka dibunuh oleh
orang-orang yang bermental birokratik yang bisanya cuma bicara
di dalam rapat dan cuma membuat peraturan saja.
Makanya tranformasi harus bersifat kultural, tidak cukup sekedar struktural.

Ia harus bisa menyentuh manusia, yaitu manusia-manusia yang aktif, berinisiatif dan berani maju.
Manusia pemenang adalah manusia yang responsif.

Seperti kata Jack Canfield, yang menulis buku Chicken Soup for the Soul, yang membedakan antara winners dengan losers adalah
“Winners take action, they simply get up and do what has to be done”.

Selamat bergerak!

Sumber: Bergerak oleh Rhenald Kasali

Read More......

Sunday, June 24, 2007

Perubahan Kunci Kesuksesan Anda

By. Mr. Zhang Qin (Manager Edukasi Tiens Asia Pasific)
Sumber : Power of Tiens edisi 7

Di abad 21 ini setiap orang merasakan tantangan hidup yang cukup berat. Agar bisa survive dan sukses, setiap orang perlu mengikuti perkembangan zaman. Untuk itu ada 3 hal penting yang perlu dilakukan, yaitu belajar, melakukan perubahan dan menciptakan usaha. Belajar sangat diperlukan untuk membekali diri dengan pengtahuan. Namun kalau Anda ingin sukses, bekal ilmu dan ijazah saja tidak cukup. Ilmu pengetahuan berkembang pesat. Apa yang Anda pelajari kemarin mungkin hari ini atau besok sudah tidak terpakai lagi, dianggap ketinggalan zaman. Karena itu kalau ingin sukses, Anda pun harus berubah. Perubahan bukan suatu hal yang mudah, tapi itu perlu dan harus dilakukan bila Anda ingin maju.

Apa yang harus dilakukan untuk membuat perubahan? Perubahan berkaitan dengan pola piker, dimulai dari diri sendiri, awali dengan hal kecil, dan harus dimulai dari sekarang. Dengan melakukan perubahan pada diri sendiri, kita bisa mempengaruhi orang lain untuk mengubah dirinya menjadi lebih baik. Semakin banyak orang melakukan perubahan, akan terbentuk jaringan bisnis yang luas. Belajar dan melakukan perubahan merupakan proses yang harus kita lalui bila ingin menciptakan sebuah usaha. Tanpa dua hal ini, usaha yang Anda jalankan akan gagal. Jangan sampai setelah gagal dan bangkrut baru mau belajar dan berubah. Sekalipun Anda teah menjadi seorang bos, Anda tetap harus mau belajar, sehingga Anda dapat mengontrol perusahaan Anda dengan baik.

Ada 4 faktor yang menyebabkan orang menjadi gagal, yaitu:
1. Takut
Sebagian besar orang yang belum pernah sukses menanamkan pada dirinya bahwa meraih sukses itu susah dan mereka takut mengalami kesusahan.

2. Malas
Ketahuilah, 1% penentu kesuksesan adalah kecerdasan, sisanya 99% berasal dari ketekunan. Jika Anda malas maka kesuksesan akan jauh dari jangkauan Anda.

3. Tidak berpengetahuan
Bill Gates pernah mengatakan, “Dalam era ekonomi, pengetahuan adalah syarat utama pengembangan kesuksesan Anda. Tidak berpengetahuan itu sama juga dengan tidak mempunyai kemampuan. Apabila perusahaan kami dalam 18 bulan masih belum mampu menghadirkan produk baru, maka perusahaan Microsoft akan menghadapi kepailitan”.

4. Kebiasaan buruk
Salah dalam bergaul, malas dan memiliki kebiasaan buruk lainnya akan membawa Anda pada kegagalan. Satu hal yang perlu Anda camkan di hati dan pikiran adalah kesuksesan tidak ditentukan oleh usia, pendidikan dan latar belakang sosial seseorang.

Kesuksesan ditentukan oleh keputusan yang Anda buat dalam kehidupan ini. Untuk sukses Anda perlu memiliki impian, serta keyakinan dan keberanian untuk mewujudkan impian tersebut. Selamat berusaha, semoga sukses menjadi milik Anda.

Read More......

Beralih ke Banner Store


Apakah Anda sering belanja di supermarket ? Apakah tiap bulan Anda harus belanja kebutuhan pokok di supermarket ?

Nah, apakah dengan belanja di supermarket Anda mendapatkan keuntungan selain barang yang Anda beli ? mungkin keuntungan yang Anda dapatkan ketika belanja kebutuhan bulanan Anda di supermarket adalah Anda hanya sekali jalan untuk memperoleh kebutuhan Anda atau dengan belanja di supermarket Anda mungkin memperoleh keuntungan mendapatkan discount untuk produk tertentu atau Anda memperoleh keuntungan lain berupa harga yang murah. Tapi apakah ada supermarket yang memberikan Anda keuntungan lebih selain yang saya paparkan di atas? Jawabannya Ada, namanya Banner Store.

Banner Store adalah nama dari sebuah supermarket yang ada di Jakarta, tepatnya di Mall Artha Gading Lt 2. Mungkin Anda berpikir supermarket itu kan ada di Jakarta, apa hubungannya dengan saya atau Anda yang tinggal di luar Jakarta? Banner Store akan segera dibuka di berbagai kota di Indonesia, bahkan kabarnya dimana ada Indomart atau Alfamart disitu akan ada Banner Store.

Seperti supermarket pada umumnya, di Banner Store semua kebutuhan Anda tersedia lengkap dengan harga yang bersaing dengan supermarket-supermarket yang sudah ada. Di Banner Store Anda bukan hanya bisa membeli berbagai keperluan sehari-hari, namun Anda juga bisa belanja sambil mendapatkan uang, tentunya jika omzet Anda memenuhi.
Di supermarket lain uang yang sudah Anda belanjakan tidak bisa menghasilkan uang lagi, Anda hanya mendapatkan barang-barang yang Anda beli. Namun tidak demikian kalau Anda belanja di Banner Store.

Setiap barang yang dijual di Banner Store ada nilai omzetnya. Ada barang yang nilai omzetnya bernilai 100% dari harga barang yang Anda belanjakan, ada juga barang yang nilai omzetnya bernilai 10% dari harga barang yang Anda belanjakan. Perhitungan jumlah omzet akan dilakukan secara akumulasi tanpa batas waktu. Jadi total omzet yang Anda kumpulkan akan dijumlah terus menerus, tanpa dibatasi waktu.

Contoh perhitungan :
Jml, Nama Barang, Harga Satuan, Total Harga, % Omzet, Total Omzet
1, Cordyceps, 266.000, 266.000, 100, 266.000
2, Sabun cuci, 2.000, 4.000, 10 400
5 kg, Gula pasir, 6.000 , 30.000 , 10, 3.000
10 , Mie instant , 800 , 8.000 , 10 , 800
Total 207.200

Dari contoh di atas berarti total omzet yang Anda kumpulkan adalah Rp. 207.200. Misalkan bulan depan Anda juga belanja barang yang sama maka total omzet Anda akan menjadi 207.200 + 207.200 = Rp. 540.400, begitu seterusnya. omzet pembelanjaan Anda akan diakumulasi (ditambah) terus menerus tanpa batas waktu. Lalu apa keuntungan kita?

Keuntungan pertama:
Saat total omzet Anda telah mencapai Rp. 2.000.000, maka selanjutnya Anda akan mendapatkan bonus senilai 20% dari omzet pembelanjaan anda selanjutnya. Misalkan total omzet Anda sudah mencapai Rp. 2.000.000, kemudian Anda belanja dengan total omzet Rp. 500.000, maka bonus Anda adalah 500.000 * 20% = Rp 100.000. Ini artinya Anda dapat belanja dengan harga yang lebih murah.

Keuntungan kedua:
Menurut Anda mana lebih asyik belanja sendiri atau belanja bersama dengan keluarga atau teman? Kalau Anda mengajak teman atau keluarga Anda untuk memiliki kartu Banner Store, maka dari setiap pembelanjaan mereka, Anda berhak untuk mendapatkan bonus (saya lebih tertarik memakai kata upah).
Bila total omzet Anda mencapai Rp. 500.000 dan pembelanjaan/omset mereka terakumulasi senilai Rp. 500.000 (tidak harus dalam 1 kali pembelian), Anda berhak mendapatkan bonus sebesar Rp. 140.000.

Bila total Omzet Anda mencapai Rp. 2.000.000, dan pembelanjaan mereka terakumulasi senilai Rp. 2.000.000 (tidak harus dalam 1 kali pembelian), Anda berhak mendapatkan bonus sebesar Rp. 485.000.

Oh ya untuk memperoleh keuntungan di atas, tentunya Anda harus terlebih dahulu memiliki kartu anggota Banner Store terlebih dahulu. Kabar baiknya sebelum Banner Store dibuka di kota Anda, Anda juga sudah bisa memiliki katu anggota Banner Store. Sebelum Banner Store dibuka Anda bisa menggunakan kartu anggota Banner Store untuk mendapatkan produk kesehatan, kosmetik, dan peralatan rumah tangga yang disupply dari perusahaan yang menjadi induk dari usaha Banner Store.

Bagi Anda yang tinggal di Jakarta, Anda dapat langsung mengecek kebenaran peluang usaha ini dengan mendatangi Banner Store di Mall Artha Gading lt 2. Namun untuk menjadi seorang anggota, Anda memerlukan seorang sponsor (orang yang merekomendasikan Anda untuk bergabung dengan Banner Store). Jika Anda belum punya, Anda boleh menggunakan data sponsor Anda di bawah ini:
Nama : Andi Takdir Ilyas
No. Sponsor : 794-13682

Read More......

Saturday, June 23, 2007

Wise Word

Wise Word

Iseng-iseng buka file di laptop ternyata dapet kata-kata yang lumayan bagus, semoga bermanfaat.

Orang yang tahu dan sadar bahwa ia tahu adalah orang yang bijaksana – Ikutilah Dia.
Orang yang tahu dan tidak sadar bahwa ia tahu adalah orang yang tidur – Bangunkanlah Dia.
Orang yang tidak tahu dan tidak sadar bahwa ia tidak tahu adalah orang bodoh – Hindarilah Dia.
Orang yang tidak tahu dan sadar bahwa ia tidak tahu adalah kanak-kanak – Ajarilah Dia.

(Pepatah Arab)

Langkah pertama untuk sukses adalah memiliki impian yang kuat (Picasso)

Bila Anda ingin makmur selama setahun, tanamlah gandum
Bila Anda ingin makmur selama 10 tahun, tanamlah pohon
Bila Anda ingin makmur selamanya, kembangkanlah manusia

Orang bodoh cepat berpisah dengan uangnya (George Buchanan)

Jika Engkau seorang yang berkemampuan jadilah Pengusaha, namun jika Engkau mutunya setengah-setengah jadilah pegawai (Shibuwaishi)

Uang bukanlah majikan yang kejam, tetapi pelayan yang hebat (Henry Fielding)

Kekuatan dibangun dari kerjasama.
Sebatang lidi mudah dipatahkan,
Tetapi segenggam lidi yang bersatu tak bisa dipatahkan

Kita tidak bisa menjamin kesejahteraan kita kecuali dengan menjamin kesejahteraan orang-orang lain juga.
Jika Anda ingin bahagia, Anda perlu rela mengusahakan agar orang-orang lain bahagia pula (Bertrand Russel)

Tidak ada persahabatan tanpa kepercayaan
Tidak ada kepercayaan tanpa integritas.
(Samuel Johson)

Jika Anda tidak pernah melakukan kesalahan, berarti Anda tidak menghasilkan apa-apa.

Kemiskinan bukanlah kejahatan, tetapi kemiskinan mudah menjadi biang kejahatan

Orang yang tidak pernah mencoba, tidak boleh mengharapkan apa-apa (Feidrich Von Schiller)

Air memiliki tiga ciri pada saat yang sama:
Tidak mengalah, tidak mengalahkan dan berhasil sampai ketujuan.
Jika ada pemimpin yang hanya selalu berusaha memenangkan diri sendiri dan mengalahkan orang lain, ia sebenarnya adalah perampok yang bertopeng.

Untuk setiap menit Anda marah dengan seseorang, Anda kehilangan 60 detik kebahagiaan yang tak akan pernah Anda raih kembali (Anonim)

Tindakan bukan berasal dari pemikiran, tapi dari kesiapan untuk bertanggung jawab (Dietrich Bonhoeffer)

Jangan terus memikirkan apa yang salah. lebih baik fokus pada apa yang harus dilakukan berikutnya. Gunakan energi Anda untuk bergerak ke depan mencari jawaban. (Denis Waitley)

Jangan bicarakan apa yang telah Anda lakukan atau apa yang akan Anda lakukan. Lakukan dan biarkan apa yang Anda lakukan bicara untuk dirinya sendiri (Martin Vanbee)

Read More......

Wednesday, June 13, 2007

Kiat Menjadi Orang Sukses

Success is a journey, not a destination – Ben Sweetland

Kegagalan adalah guru yang paling bijak. Orang sukses adalah orang yang terus mencoba, meskipun telah mengalami banyak kegagalan. Mereka tidak pernah berhenti mencoba dan mencoba lagi. Hidup bagi mereka adalah peluang untuk mencapai kesuksesan. Kiat-kiat berikut ini disarikan dari hasil penelitian terhadap orang-orang sukses. Apa sebenarnya yang mereka ketahui dan lakukan untuk menjadi sukses?
Berikut kiat menjadi orang sukses yang bisa Anda teraplkan:

- Orang ukses mau mengambil resiko. Mereka berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman, dan mau terus mengambil resiko untuk meraih sukses.
- Orang sukses percaya diri dan merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk dunia. Mereka memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai ketrampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa ketrampilan ini memberi nilai kepada ketrampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.
- Orang sukses menikmati apa yang sedang mereka lakukan. Mereka mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan, mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan, mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, lapangan tennis atau lapangan golf.
- Orang sukses adalah pelajar seumur hidup. Mereka menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas, artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah dan menggunkan internet merupakan bentuk pendidikan pula. Karena itu tetaplah mengalir sesuai perubahan ketertarikan dan kemampuan Anda, dan nikmati perubahan. Ini akan membantu Anda tumbuh dan merasakan lebih percaya diri.
- Orang sukses berpandangan positif terhadap apa yang dapat mereka kerjakan, dan ini meluas pada hal-hal lain. Mereka percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi. Orang sukses berbuat bagaikan pelatih bagi orang lain, dengan menyuguhkan pesan-pesan positif dalam kehidupan sehari-hari. Mereka senang melihat orang lain membuat tonggak sejarah dalam kehidupan mereka.
- Orang sukses punya banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda.
- Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-tengah, dan mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finish. Mereka memanfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.

Read More......